Mengenal Lebih Jauh UTBK-SBMPTN, Cek Penjelasannya!

Mungkin di antara kamu masih ada yang bingung dengan istilah UTBK-SBMPTN. Apalagi, buat siswa kelas 12 yang notabene sedang mempersiapkan diri masuk kampus. Jangan sampai enggak paham soal jalur seleksi satu ini. Nah, berikut adalah penjelasan perihal UTBK-SBMPTN, siapa tahu bisa memberimu pencerahan!

1. Apa itu UTBK?

Kenali dulu pengertian UTBK.
Untuk mendaftar SBMPTN, kamu harus mengikuti UTBK

UTBK merupakan kepanjangan dari Ujian Tulis Berbasis Komputer yang mana digunakan sebagai seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Ujian ini lahir pada tahun 2018 dan mulai terlaksana pada 2019 lalu. Proses ujiannya enggak lagi memakai kertas melainkan sepenuhnya komputer. Namanya saja “berbasis komputer”! 

Penyelenggaranya UTBK ialah Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), satu-satunya lembaga yang menyelenggarakan tes perguruan tinggi terstandar di Indonesia. 

Adapun kelompok ujian terbagi ke dalam 3 bagian, yaitu Sains dan Teknologi (Saintek), Sosial dan Humaniora (Soshum), dan Campuran (Saintek dan Soshum). Materi ujiannya berupa Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Potensi Akademik (TKA). Oh iya, supaya bisa mendaftar SBMPTN, kamu perlu mengikuti UTBK terlebih dahulu!

2. Hasil Skor Tes Digunakan untuk Mendaftar!

Skor UTBK digunakan untuk mendaftar SBMPTN.
Makin tinggi nilai yang kamu dapat, makin besar pula peluang lolos!

Setelah mengikuti UTBK, skor hasil ujian tersebut bisa kamu gunakan untuk mendaftar SBMPTN. Nilai tersebut menjadi penentu kamu lolos atau tidak. Makin tinggi nilai yang kamu peroleh, semakin besar pula peluangmu untuk lolos. So, jangan lupa belajar sungguh-sungguh!

Beberapa kampus juga menggunakan skor UTBK sebagai kriteria penerimaan ujian mandiri, seperti Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan sebagainya. Namun, perlu kamu ketahui bahwasanya setiap kampus mungkin mempunyai ketentuan dan persyaratan tambahan. Pahami baik-baik yes, cari tahu info resminya!

3. Penjelasan Tentang SBMPTN

Lalu, apa itu SBMPTN?
Sejak 2019, SBMPTN menggunakan hasil UTBK dan/atau kriteria penentu lain

Jalur masuk Perguruan Tinggi Negeri terbagi menjadi tiga macam antara lain, SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri), SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri), dan ujian mandiri atau seleksi mandiri. Beda dengan SNMPTN yang menggunakan nilai rapor sebagai bahan pertimbangan, jalur ini mengharuskan pendaftar mengikuti tes terlebih dahulu. 

Kembali pada pembahasan sebelumnya, agar dapat mendaftar SBMPTN kamu harus mengikuti UTBK. Karena semenjak tahun 2019, SBMPTN menggunakan hasil UTBK dan/atau kriteria lain yang ditetapkan bersama PTN.

Baca Juga: Perbedaan SNMPTN dan SBMPTN yang Wajib Kamu Ketahui!

4. Apakah UTBK-SBMPTN Saling Berkaitan?

Ini dia kaitan UTBK-SBMPTN.
Intinya, UTBK dan SBMPTN itu saling berkaitan

Yup, kalau kamu masih bingung, pokoknya UTBK dan SBMPTN ini saling berkaitan satu sama lain. Skor hasil UTBK akan kamu gunakan untuk mendaftar SBMPTN atau seleksi lainnya sesuai aturan masing-masing kampus. Jadi, UTBK merupakan istilah ujiannya sedangkan SBMPTN jalur masuk PTN-nya, alright

Baca Juga: Tips Belajar UTBK-Soshum, Cocok Untuk yang Lintas Jurusan!

5. Persyaratan Peserta UTBK-SBMPTN

Ikuti syarat ini untuk jadi peserta UTBK-SBMPTN.
Perhatikan persyaratan yang ada, jangan sampai terlewat

Walaupun informasi persyaratan tahun 2022 belum ada, tetapi kamu bisa menggunakan tahun sebelumnya sebagai acuan. Biasanya syarat yang ada itu enggak jauh berbeda kok. Apa saja?

  • Mempunyai akun LTMPT dan menyimpannya secara permanen.
  • Pendaftar adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang mempunyai Nomor Induk Kependudukan (NIK).
  • Siswa SMA/MA/SMK/Sederajat calon lulusan tahun 2022 harus mempunyai Surat Keterangan Siswa SMA/MA/SMK kelas 12 atau peserta didik Paket C tahun 2022 dengan usia maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2022). Untuk Surat Keterangan Siswa Kelas 12 disertai dengan foto terbaru (berwarna), stempel atau cap sekolah, beserta tanda tangan kepala sekolah. Jangan lupa ya!
  • Siswa Lulusan SMA/MA/SMK/sederajat tahun 2020 dan 2021 atau lulusan Paket C tahun 2020 dan 2021 harus mempunyai ijazah dengan usia maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2022). Lulusan SMA sederajat dari luar negeri boleh mendaftar tetapi wajib memiliki ijazah yang sudah disetarakan.
  • Tidak dinyatakan lulus jalur SNMPTN pada tahun 2020, 2021, ataupun 2022.
  • Peserta yang akan memilih program studi Saintek pada UTBK mengikuti TPS dan TKA Saintek.
  • Peserta dengan pilihan prodi Soshum mengikuti TPS dan TKA Soshum.
  • Lalu, pemilih prodi campuran (Saintek dan Soshum) maka mengikuti TPS, TKA Saintek, serta TKA Soshum.
  • Khusus Program Studi Kedokteran maupun Kedokteran Gigi hanya dapat dipilih oleh siswa lulusan SMA/MA jurusan IPA saja.
  • Memiliki kesehatan memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses studi.
  • Bagi peserta yang memilih program studi bidang Seni dan Olahraga harus mengunggah portofolio.
  • Peserta tuna netra wajib mengunggah Surat Pernyataan Tuna Netra.
  • Membayar biaya UTBK melalui bank Mandiri, BNI, BTN, dan BRI.

Demikianlah penjelasan mengenai UTBK-SBMPTN, semoga bisa menjawab kebingunganmu selama ini. Rajin-rajinlah update informasi terbaru supaya enggak ketinggalan berita. Catat tanggal pentingnya serta persiapkan pula berkas-berkasnya. Good luck!

Ngomongin UTBK, sampai sejauh mana nih persiapanmu? Sedikit bocoran gaes, biar tambah percaya diri, yuk ikutan try out dan kelas online di SimulasiKu. Selain itu, ada video pembelajaran plus artikel menarik seputar kampus, ujian masuk, hingga tips belajar. Tunggu apalagi, cus langsung daftar! 

Baca Juga: Sudah Siap UTBK? Ini Barang yang Wajib Kamu Bawa!

Editor: Agnes Zefanya Yonatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Contact Us