Yuk, Cari Tahu Tentang Besaran dan Satuan dalam Materi Fisika!

Kalau kita pikirkan dengan seksama, rasanya aktivitas manusia tidak pernah lepas dari kegiatan mengukur ya? Mulai dari mengendarai sepeda, membeli daging, sampai waktu memasak beras hingga menjadi nasi, semua melibatkan ukuran. Namun, apakah kamu tahu juga tentang keberadaan besaran dan satuan dalam setiap pengukuran itu? Bagaimana dengan jenis-jenis dan perbedaan di antara keduanya? 

Nah, biar gak kepo lagi, yuk kita cari tahu jawabannya bersama-sama dengan membaca artikel ini sampai selesai! 

1. Sudah Tahu Pengertian Besaran dan Satuan?

besaran dan satuan
Ini dia tujuh besaran pokok beserta satuan internasionalnya! Jangan sampai terbalik yaa!

Oke, pertama-tama kita cari tahu dulu nih definisi dari besaran dan satuan. Jadi, besaran adalah segala sesuatu yang dapat kita ukur, memiliki satuan, dan dapat dinyatakan dengan angka. Ketiga hal tersebut adalah syarat validnya sebuah besaran. 

Dalam pelajaran fisika, yang paling mendasar kita akan berkenalan dengan besaran pokok atau besaran yang tidak terbentuk dari besaran lainnya dan justru menjadi dasar untuk penetapan besaran lain. Baru setelah itu kita akan mempelajari besaran turunan yang akan kita bahas di poin kedua! 

Kemudian, satuan adalah sesuatu yang menyatakan hasil pengukuran atau pembandingnya, serta menjadi komponen penting dari suatu besaran. Nah, karena ada banyak sekali bentuk satuan yang digunakan suatu negara, maka untuk menyamakannya kita menggunakan Satuan Internasional (SI) sebagai satuan baku. Ketetapan aturan ini langsung dari International Bureau of Weights and Measures loh!

Ada dua sistem satuan yang biasa kita kenal, pertama adalah sistem satuan MKS (meter, kilogram, sekon) atau sistem metrik yang paling umum digunakan. Kedua, ada sistem CGS (centimeter, gram, dan sekon) atau sistem gaussian yang populer di Indonesia. 

Oh iya, perlu kamu ketahui juga nih tentang eksistensi satuan tidak baku yaitu satuan yang hasil pengukurannya berbeda-beda dan tidak tepat, sehingga tidak diakui secara internasional. Contohnya seperti jengkal, lengan, kaki, depa, hasta, dan lainnya. Sejauh ini paham kan

Baca juga: Ayo, Kenalan dengan Michael Faraday, Sang Penemu Listrik!

2. Apa Perbedaan Besaran Pokok dengan Besaran Turunan?

besaran dan satuan
Nah, sekarang jadi tidak sulit lagi deh membedakan satu dengan lainnya!

Nah, kalau tadi sudah memahami besaran pokok, kini kita akan belajar tentang besaran turunan yaitu besaran yang merupakan gabungan, hasil perkalian atau pembagian dari besaran lain. Karena merupakan hasil turunan dari besaran pokok, maka satuannya pun juga mengikuti, contohnya seperti pada gambar yaa

Kurang paham? Oke gini lebih jelasnya, kita ingat kalau rumus gaya adalah F= m a, yaitu perkalian massa dan percepatan. Kemudian, untuk mendapatkan satuan percepatan kita perlu menggunakan rumus a= vt yang merupakan pembagian kecepatan dengan waktu.

Nah, dari sini aja kita bisa melihat bahwa besaran turunan tidak bisa eksis tanpa besaran pokok dan pengukurannya bergantung pada satu besaran pokok dan besaran lainnya. Tidak bingung lagi kan?

Baca juga: Hukum Newton: Sejarah, Rumus, dan Penerapannya dalam Kehidupan

3. Apa Saja Alat-alat yang Digunakan untuk Mengukur?

besaran dan satuan https://www.pexels.com/photo/blue-tape-measuring-on-clear-glass-square-weighing-scale-53404/
Apakah kamu pernah menggunakan alat-alat ini untuk mengukur sesuatu?

Ciri khas besaran pokok lainnya adalah kita bisa mengukurnya dengan menggunakan alat-alat tertentu. Pastinya sudah tidak asing lagi dong dengan alat ini karena banyak di antaranya yang biasa kita gunakan sehari-hari. 

Misal, untuk mengukur panjang suatu benda kita bisa menggunakan mistar atau penggaris dengan satuan centimeter, dan pita ukur dengan satuan meter. Selain itu, ada jangka sorong yang biasa untuk mengukur panjang benda dengan tingkat ketelitian 0,01 cm seperti diameter atau ketebalan uang logam, dan ada juga mikrometer sekrup yang tingkat ketelitiannya adalah 0,001 cm. 

Kemudian, alat ukur lainnya seperti neraca atau timbangan untuk menimbang massa dalam satuan kilogram atau gram, stopwatch untuk menghitung waktu, termometer untuk mengukur suhu dalam satuan celcius atau kelvin, amperemeter untuk mengukur kuat arus listrik, dan luxmeter untuk menakar intensitas cahaya. 

Segitu dulu deh materi tentang besaran dan satuannya. Ternyata belajar fisika seru yah karena kita bisa melihat keberadaan mereka di sekitar kita. Jadi lebih mudah deh dalam memahami materi-materinya. Iya kan?

Pastinya ada cara lain nih supaya belajar fisika lebih asyik, bisa banget nih ikutan bimbel online bareng SimulasiKu.id! Selain belajar, kamu pun bisa ikut Try Out UTBK dan berlatih mengerjakan soal di sana. Oh, jangan lupa juga untuk nonton video pembahasan soal di Youtube-nya yaa. Yuk, langsung cusss!

Baca juga: Pemanasan Global: Yuk, Ketahui Penyebab Terjadinya dan Cara Penanggulangannya!

Editor: Saskia Trifidita

Sumber:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Contact Us