Sudah Tahu 5 Cara Membuat Presentasi yang Baik?

Perihal membuat desain presentasi memang enggak bisa dianggap barang sepele.Skill satu ini nyatanya banyak dibutuhkan, baik oleh pelajar, mahasiswa, sampai pegawai kantoran. Akan tetapi, tahukah kamu dalam merancangnya perlu cara jitu agar pesannya dapat tersampaikan dengan efektif?  Pengen tahu bocorannya? Mari simak 5 cara membuat presentasi yang baik!

1. Presentasi itu Menuliskan Poin-Poinnya

Tulisan yang banyak membuat audiens fokus pada isi slide ketimbang penjelasanmu

Ketika membuat templat presentasi, perhatikan betul poin-poin yang ingin kamu cantumkan. Hindari memasukkan terlalu banyak materi di sana. Cukup tuliskan intisarinya saja! Sisanya, kamulah yang harus menjelaskan. Kalau slide presentasimu terlalu banyak tulisan, justru audiens akan merasa bosan dan lelah sewaktu membacanya.

Sederhananya, selalu tuliskan materimu dalam satu kalimat singkat, bukan satu paragraf. Coba aplikasikan rumus 6×6 agar templat presentasimu tetap ringkas dan terlihat bersih. Maksudnya, gunakan maksimal enam poin pada setiap slide, enggak boleh lebih! Dengan demikian, audiens akan lebih fokus kepadamu ketimbang layar presentasi.

Ingat, slide presentasi hanyalah alat bantu guna menyampaikan penjelasan! Bagaimanapun juga kamulah presenternya. Jadi, tarik perhatian audiens dan bawakan materimu dengan baik selama presentasi.

2. Perhatikan Jenis dan Ukuran Fon!

Pastikan jenis fon yang kamu gunakan bisa dibaca dengan baik selama presentasi.
Pilih gaya fon yang sederhana seperti Arial atau Calibri

Fon menjadi salah satu kunci penentu keberhasilan presentasi. Terdengar agak berlebihan mungkin ya? Nyatanya, tulisan merupakan sajian utama dalam presentasi, penting bagi kamu untuk memperhatikannya!

Tips yang bisa kamu lakukan adalah dengan memilih gaya fon sederhana, misalnya Arial atau Calibri. Hindari menggunakan yang sangat tipis maupun dekoratif karena dapat mengganggu audiens tatkala membaca. Oh iya, cobalah memakai fon berukuran di atas 18 pt. Ukuran tulisan yang lebih besar akan membuat audiens di belakang sekalipun tetap bisa membacanya!

3. Hati-Hati Memilih Warna Latar Belakang dan Teks Presentasi!

Perhatikan pemilihan warna latar dan tulisanmu!
Agar templat presentasimu mudah dibaca, terapkan prinsip kontras!

Selagi membuat slide presentasi, kamu harus memperhatikan kombinasi warna yang digunakan. Gunakan latar belakang terang dengan teks berwarna gelap ataupun sebaliknya. Terapkan prinsip kontras dalam desain templat presentasimu sehingga fungsi keterbacaan bisa tercapai. Aturannya simpel, gelap di atas terang atau terang di atas gelap. Jangan sampai tulisan terlihat menyatu sama latar belakangnya, sebab akan menyusahkan audiens saat melihatnya.

Pakailah colour theory and calculator untuk menemukan kombinasi yang baik dan cocok. Pilihan lainnya, carilah inspirasi palet warna di internet sebagai rujukan. Setelah itu, kamu bisa menerapkannya dalam templat presentasimu!

Baca Juga: Bahaya Belajar SKS, Sudah Tahu Belum?

4. Tambahkan Gambar atau Grafik

Jangan gunakan terlalu banyak gambar, segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik.
Jangan terlalu berlebihan, nanti terlihat berantakan!

Keberadaan gambar menambah kelengkapan presentasimu. Gambar bisa menjadi ilustrasi untuk menjelaskan sebuah materi. Carilah gambar yang relevan serta menarik. Namun, jangan menambahkannya terlalu banyak karena hanya membuat slide presentasimu nampak berantakan. Gambar seharusnya berperan sebagai pendukung, bukan mengalihkan perhatian dari poin materimu.

Selain itu, memasukan grafik juga bisa membantu menyederhanakan informasi deskriptif. Semisal, kamu perlu menyampaikan data penggunaan media sosial dari tahun ke tahun. Nah, ketimbang menjabarkannya dalam narasi lebih baik menampilkannya sebagai bentuk grafik.

Baca Juga: Jurus Menghadapi Tugas Kuliah, Anti Deadliner Klub!

5. Terakhir, Tetap Perhatikan Isi Konten Presentasi

Tetap perhatikan konten presentasi, jangan keasyikan di desain!
Eits, isi materi apa kabar? Aman?

Terlalu serius memikirkan desain templat presentasi sampai lupa kalau isi materi juga mesti kamu perhatikan. Teliti lagi penggunaan kalimat yang efektif, ejaan, hingga pencantuman sumber (jika ada). Selalu periksa kembali hal-hal tersebut, cek apakah masih ada kesalahan typo atau enggak!

Demikian 5 cara membuat presentasi yang baik. Kalau kamu ingin menambahkan cara lain tulis saja di kolom komentar! Intinya sewaktu bikin presentasi, ingat selalu bahwa pesan harus tersampaikan dengan jelas kepada audiens!  

Ngomong-ngomong, memasuki tahun 2022 bagaimana persiapanmu masuk ke perguruan tinggi? Tampaknya makin mantap nih? Nah, biar tambah afdal, yuk ikutan kelas online dan try out UTBK di SimulasiKu. Tunggu apalagi? Saatnya berambis ria untuk masa depan!

Baca Juga: 5 Tips Efektif Kerja Kelompok, Goodbye Drama!

Editor: Agnes Zefanya Yonatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Contact Us