Ujian Mandiri UGM: Persyaratan, Prosedur, dan Materi Ujian

Ujian Mandiri UGM (UM-UGM) itu senada dengan pepatah “Banyak jalan menuju Roma”. Sebab, UM-UGM bisa jadi opsi tambahan jalur masuk perguruan tinggi bagi para calon mahasiswa. Demikianlah, jalur ini menjadi cukup populer di kalangan calon mahasiswa. 

Nah, Ujian Mandiri sendiri rutin UGM gelar setiap tahun. So, jalur ini bisa juga kamu ikuti, selain SNMPTN dan SBMPTN. Eits, sebelumnya apa kamu sudah tau informasi seputar UM-UGM? Tenang, fren! Kamu bisa baca artikel ini untuk memahami seluk-beluk jalur UM-UGM.

1. Ujian Mandiri UGM itu apa sih?

Pengertian Ujian Mandiri UGM
Ujian Mandiri UGM telah menerapkan sistem CBT

Uj UGM adalah jalur seleksi yang diadakan secara mandiri oleh UGM. Berdasarkan informasi dari website resmi UGM, jalur ini menggunakan kombinasi nilai UM-UGM dengan skor UTBK-SBMPTN. Oiya, UM-UGM sendiri menggunakan CBT atau Computer Based Test.

Serupa dengan SBMPTN, ada tiga kelompok ujian yang bisa peserta pilih pada jalur UM-UGM. Ketiga jalur tersebut adalah Saintek, Soshum, dan Campuran (Saintek dan Soshum). Oiya, setiap peserta hanya diperbolehkan memilih satu kelompok ujian.

2. Persyaratan Ujian Mandiri UGM

Syarat ujian mandiri UGM
Ijazah atau SKL yang telah dilegalisir jadi persyaratan wajib UM-UGM

Berdasarkan informasi dari website resmi UGM, ada tiga macam persyaratan yang harus diikuti peserta Ujian Mandiri. Ketiga persyaratan tersebut terdiri dari syarat umum, khusus, serta kewajiban peserta selama mengikuti ujian. Jadi, apa aja sih persyaratan jalur ini?

  1. Syarat Umum UM-UGM
  • Peserta berstatus Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Peserta telah lulus SMA/SMK/MA/Paket C atau sederajat. Maksimal tahun kelulusannya tiga tahun sebelum diselenggarakannya ujian. 
  • Pernah mengikuti UTBK-SBMPTN pada tahun yang sama dengan penyelenggaraan UM-UGM.
  • Peserta memiliki kesehatan yang memadai agar proses pembelajaran di program studi yang dipilih.
  1. Syarat Khusus UM- UGM
  • Peserta harus memiliki Ijazah SMA/SMK/MA/Paket C atau sederajat.
  • Bagi peserta yang ijazahnya belum terbit harus memiliki Surat Keterangan Lulus (SKL) yang telah dibubuhi cap/stempel (legalisir) oleh pihak sekolah/lembaga Paket C yang sah.
  • Saat mengikuti UM-UGM, peserta wajib membawa:
  1. Ijazah (asli atau fotokopi berlegalisir) atau SKL (asli)
  2. Kartu Ujian CBT- UM UGM
  3. Kartu identitas diri (KTP/KK)
  4. Surat tes PCR (masa berlaku 3×24 jam)/Swab Antigen (masa berlaku 3×24 jam)/GeNose (masa berlaku (2×24 jam), yang menunjukan hasil bebas (negatif) Covid-19.
  5. Kewajiban Peserta UM-UGM
  • Peserta diturunkan di drop zone (area penurunan peserta ujian)
  • Mengikuti pengukuran suhu oleh panitia UM-UGM atau PK4L yang berjaga
  • Menunjukkan kartu ujian dan dokumen sesuai syarat UM-UGM
  • Menunjukkan surat tes PCR/Swab Antigen/GeNose

3. Prosedur Mengikuti Ujian Mandiri UGM

Prosedur Ujian mandiri UGM
Setiap peserta wajib mengikuti CBT-UM UGM sesuai jadwal pada Kartu Ujian

Peserta diwajibkan mengikuti prosedur UM-UGM yang telah ditentukan oleh pihak panitia. Tujuannya, agar proses administrasi dan pelaksanaan UM-UGM bisa berlangsung dengan lancar. Jadi, gimana sih prosedur pelaksanaan Ujian Mandiri UGM?

  1. Membuat akun pendaftaran di laman https://um.ugm.ac.id/pendaftaran
  2. Mengisi biodata dan mengunggah semua dokumen persyaratan
  3. Memilih lokasi CBT-UM UGM sesuai pilihan yang tersedia
  4. Melakukan pembayaran biaya pendaftaran sesuai petunjuk yang ada
  5. Memilih sesi CBT-UM UGM
  6. Mencetak Tanda Pengenal Peserta dan Kartu Ujian
  7. Mengikuti Ujian Mandiri UGM sesuai jadwal yang tertera di Kartu Ujian
  8. Melihat pengumuman hasil seleksi UM-UGM

4. Kelengkapan Dokumen UM-UGM

Dokumen ujian Mandiri UGM
Pastikan dokumen persyaratan UM-UGM sudah kamu lengkapi!

Ada dokumen yang harus peserta Ujian Mandiri UGM lengkapi. Selanjutnya, masing-masing dokumen tersebut harus peserta scan untuk diunggah. Nah, file dokumen yang telah peserta scan tersebut minimal berukuran 150 KB dan maksimal 800 KB. Selain itu, file dokumen harus berbentuk PDF dan bisa terbaca dengan jelas.

Dokumen yang harus peserta lengkapi ada tiga macam. Pertama, ijazah atau Surat Keterangan Lulus. Kemudian, Kartu Peserta Ujian Mandiri UGM. Terakhir, Kartu Tanda Pengenal (KTP) atau Kartu Keluarga (KK).

5. Informasi Tambahan: Materi UM UGM

Informasi tambahan
Jangan lupa mempersiapkan diri untuk mengikuti UM-UGM ya, fren!

Karena Ujian Mandiri UGM itu berbentuk tes, maka kamu perlu mempersiapkan diri untuk berhadapan dengan soal-soal ujiannya. Umumnya sih, masing-masing kelompok ujian punya materi tes yang berbeda-beda. Jadi,  materi apa aja sih yang akan keluar di UM-UGM? 

Pada kelompok ujian Saintek dan Soshum, ada tiga macam tes. Sedangkan, untuk kelompok ujian Campuran, peserta akan mengerjakan empat macam tes. Peserta kelompok ujian Saintek dan Soshum akan mengerjakan TKA Saintek/Soshum, TKDU, dan TKDU-Potensi. Kemudian, peserta kelompok ujian Campuran akan mengerjakan TKA Saintek dan Soshum, TKDU, dan TKDU-Potensi.

Akhirnya, agenda mengenal Ujian Mandiri Universitas Negeri Gadjah Mada telah usai. Kalau kamu memang mengincar almamater UGM, maka jalur UM-UGM bisa jadi opsi tambahan selain mengikuti SBMPTN dan SNMPTN. Dengan demikian, jangan sampai ketinggalan informasi seputar jalur ini ya! Kamu bisa akses langsung informasi seputar jalur ini lewat website resmi UGM.

Ngomong-ngomong soal tes masuk perguruan tinggi, SimualsiKu punya bimbel online dan tryout nih! Tentor dan teman-teman bimbelnya bisa jadi teman persiapan menggapai kampus impian loh! Jadi, silahkan bergabung ya, Kamerad!

Akhir kata, semoga sukses menggapai kampus impian!

Editor: Putri Zuhairah

Sumber referensi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Contact Us