Ilmu Astronomi, Jurusan Langka Tapi Punya Banyak Peluang Kerja

Pernahkah  kamu tertarik terhadap benda-benda langit dan bahkan memimpikan menjadi penelitian astronomi? Jika pernah, maka kamu cocok untuk masuk ke jurusan ilmu astronomi. Siapa sangka jika jurusan ilmu astronomi juga hadir di perguruan tinggi Indonesia dan bukan hanya di luar negeri saja.  

Ilmu astronomi masuk ke dalam rumpun sains sehingga jurusan ini hanya untuk siswa lulusan IPA saja. Penasaran seperti apa sih seluk beluk jurusan yang langka satu ini? Lalu bagaimana dengan prospek kerjanya? Yuk, simak fakta-faktanya di bawah ini!

1. Apa itu Jurusan Ilmu Astronomi?

Ilmu Astronomi mempelajari benda-benda langit

Ilmu astronomi adalah suatu bidang keilmuan yang mempelajari benda-benda langit. Tidak hanya benda-benda langit, fenomena-fenomena alam yang terjadi di atmosfer bumi juga akan turut masuk dalam pembelajaran sehari-harinya. Jurusan ini menitikberatkan aplikasi ilmu fisika dan matematika terhadap objek langit, mempelajari struktur sifat fisik, evolusi alam semesta dan isinya serta kosmologi. 

Dengan menggunakan ilmu-ilmu tersebut, nantinya segala peristiwa yang terjadi di ruang angkasa bisa jauh lebih mudah untuk mempelajarinya. Selain mempelajari fisika dan matematika, ilmu astronomi juga akan mempelajari pengembangan perangkat lunak pemrograman, analisis model, dan statistika.

2. Apa yang Membedakan Jurusan Ilmu Astronomi dengan Lainnya?

Satu-satunya jurusan astronomi di Indonesia berada di ITB

Jurusan ini merupakan rumpun ilmu yang eksklusif karena tidak semua universitas yang memiliki jurusan ini. Di Indonesia, jurusan ilmu astronomi hanya terdapat di Fakultas Matematika dan Ilmu Alam (FMIPA), Institut Teknologi Bandung (ITB).  Bahkan, yang lebih spesial jurusan ini merupakan satu-satunya jurusan astronomi yang ada di Asia Tenggara. 

Dengan mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan benda-benda di langit,  eksplorasi  luar angkasa jadi bisa berkembang lagi. Mempelajari astronomi memiliki banyak sekali manfaat, misalnya bisa mengetahui benda-benda langit, sehingga pengetahuan dan pola pikirnya akan bertambah.  

Tak hanya itu,  kamu jadi lebih mengetahui bagaimana cara perhitungan tanggal dengan mengamati beberapa fenomena-fenomena yang terjadi di langit. Manfaat lain dari mempelajari ilmu astronomi yaitu bisa memprediksi kejadian yang ada di bumi dan menginformasikannya kepada masyarakat. Jurusan ini juga akan membantu mahasiswa dalam mengasah kemampuan analisisnya agar dapat meningkatkan ketelitian. 

3. Apa Saja yang Dipelajari?

Pembelajaran akan banyak dilakukan di laboratorium

Jurusan Ilmu Astronomi ini terbagi menjadi tiga keahlian yaitu, Tata Surya, Fisika Bintang dan Galaksi serta Kosmologi. Seperti yang ada dalam pembahasan sebelumnya bahwa di dalam jurusan ini dominan mempelajari fisika dan matematika. Adapun perincian dari mata kuliah yang akan dipelajari  adalah Astrokimia, Statistika dalam Astronomi, Mekanika Benda Langit, Astronomi Komputasi, Tata Surya, Fisika Galaksi, Fisika Bintang, Pengantar Rekayasa dan Desain, Astronomi Posisi, Pengenalan Teknologi Informasi dan Fisika Termal. Selama proses perkuliahan di jurusan ini akan didukung oleh laboratorium astronomi yang sudah berdiri sejak tahun 1928. Laboratorium itu bernama Observatorium Bosscha.

Baca juga: 5 Jurusan Langka di Indonesia dan Prospek Kerjanya

4. Karakter Seperti Apa yang Harus Dimiliki Mahasiswa Jurusan Ini?

Salah satu karakter yang wajib dimiliki adalah observant

Jurusan ilmu astronomi tidak bisa sembarang dipelajari oleh setiap orang. Pasalnya, menuntut karakter mahasiswa yang teliti tekun, detail, observant, terstruktur, senang berhitung analisis, dan melakukan riset. Karakter-karakter tersebut penting untuk dimiliki mahasiswa karena nantinya mereka akan menerapkan ilmu fisika terhadap objek langit yang sangat luas lingkupnya. Selain itu mereka juga akan mempelajari secara detail mengenai struktur dan sifat fisik dari alam semesta dan isinya.

5. Prospek Kerja Jurusan Ilmu Astronomi

Lulusan berpeluang menjadi peneliti astronomi

Karena jurusan Ilmu Astronomi masih sepi peminat sehingga prospek karirnya bagus dan belum banyak orang yang menekuni bidang profesi tersebut. Prospek kerja utama yang menjadi impian dari mahasiswa jurusan ini yaitu bisa bekerja di observatorium atau lembaga-lembaga antariksa seperti Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). 

Selain di bidang penelitian, prospek kerja lulusan astronomi bisa berada di bidang  pendidikan, media, dan teknologi. Untuk bidang pendidikan, lulusan jurusan ini bisa bekerja sebagai tenaga pengajar atau dosen Astronomi, Matematika, Fisika, dan Biologi. Sementara di bidang media massa, jurusan astronomi akan bertugas sebagai Science Communicator yang menyampaikan hasil penelitian dan penemuan astronomi kepada masyarakat awam.  Pekerjaan lain yang memiliki prospek yang sangat baik yaitu, sebagai administrator sistem jaringan dan komputer. 

Nah, apakah Sobat SimulasiKu sudah jauh lebih paham mengenai seluk beluk Jurusan Ilmu Astronomi? Lantas apakah kalian tertarik untuk menjadi mahasiswa yang berkuliah di jurusan yang menjadi satu-satunya di Indonesia? Semoga informasi ini bisa membantu Sobat SimulasiKu yang masih bingung mengenali potensi diri dan menentukan jurusan kuliah. Tetap semangat dan jangan berhenti untuk belajar!

Baca juga: Mengenal S1 Teknik Nuklir UGM, Satu-satunya yang Ada di Indonesia!

Editor: Adhenda Madarina


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Contact Us