Mengenal Jurusan Astronomi ITB, Satu-Satunya di Indonesia, lo!

Ketika memandang langit malam, Sobat akan melihat banyak titik terang. Mereka adalah kumpulan bintang. Terkadang, di antara titik-titik itu, terdapat planet lain, contohnya planet Venus. Tahukah kamu kalau ada jurusan yang mempelajari itu semua? Yap, satu-satunya jurusan di Indonesia yang mempelajarinya adalah Astronomi ITB.

Secara formal berdiri sejak 1951, Astronomi ITB tetap eksis hingga saat ini. Tidak hanya eksis, tapi juga ikut menyumbangkan prestasi dan penghargaan. Sebenarnya, apa, sih, yang mahasiswanya dapatkan dengan masuk ke jurusan ini? Bagaimana bisa mengamati bintang dapat memiliki prospek kerja yang bagus di masa depan? Daripada penasaran, yuk, simak informasi berikut ini!

1. Astronomi ITB Mempelajari Alam Semesta

Mempelajari segala sesuatu di luar atmosfer Bumi. Pexels
Astronomi mempelajari segala sesuatu di luar atmosfer Bumi

Seperti namanya, Astronomi ITB tentu mempelajari ilmu astronomi. Lantas, apa itu astronomi? Astronomi adalah cabang sains yang mempelajari objek-objek di luar atmosfer Bumi dan segala fenomenanya. Mungkin semasa SMA, Sobat sudah mengenal Hukum Keppler dan Teori Gravitasi Newton di dalam fisika. Nah, keduanya termasuk ke dalam astronomi.

Karena masih termasuk ilmu fisika, Sobat akan menemui banyak perhitungan dalam jurusan ITB yang satu ini. Walaupun begitu, terdapat juga mata kuliah yang lebih banyak mendengar penjelasan daripada menghitung. Jadi, nanti Sobat tidak hanya menghitung pergerakan planet, tetapi juga bisa mengetahui karakteristik tiap-tiap planetnya. Keren, kan?

2. Mata Kuliah Astronomi ITB

Mata Kuliah Astronomi ITB. Pexels
Mata kuliah di Astronomi ITB beragam, dari mempelajari tentang bulan, bintang, hingga luar galaksi

Terdapat beberapa tujuan pembelajaran pada jurusan Astronomi ITB. Beberapa di antaranya adalah untuk menguatkan fundamental di bidang sains, untuk melatih calon ilmuwan dan periset, serta mempersiapkan lulusannya untuk bekerja di perusahaan nasional yang multidisiplin. Oleh karena itu, Sobat akan menemui mata kuliah yang “sains dasar” banget, astronomi banget, serta pelajaran yang praktis dan berguna pada dunia kerja.

Seperti jurusan di ITB lainnya, pada tahun pertama, selama 2 semester, Sobat akan mempelajari mata pelajaran SMA, seperti Fisika, Kimia, Matematika, dan Bahasa Inggris. Selain itu, terdapat tambahan Pengantar Rekayasa Desain dan Penulisan Ilmu serta Pemrograman Dasar.

Setelah itu, pada tahun-tahun selanjutnya, Sobat akan mempelajari mata kuliah (matkul) yang biasanya ada “bumbu-bumbu” astronomi di namanya. Mata kuliah yang astronomi banget ini antara lain Astrofisika, Tata Surya, Gerak Benda Langit, Astronomi Posisional, Fisika Bintang, Fisika Galaksi, Kosmologi, hingga mencoba pemrograman dengan Astronomi Komputasional.

Masih merasa kurang? Tenang, matkul pilihannya akan membuatmu semakin “mabuk luar angkasa. Beberapa di antaranya adalah Evolusi Bintang, Cuaca Luar Angkasa, Planet Luar, Ekstragalaksi, hingga yang bersifat praksis untuk dunia kerja, seperti Manajemen Institusi Astronomi, Komputasi Astronomi Lanjutan, dan magang.

3. Fasilitas yang Tersedia

Fasilitas Astronomi ITB. Pexels
Terdapat observatorium pertama di Indonesia, yaitu Observatorium Bosscha

Bukan ITB namanya kalau perkuliahan tidak menggunakan fasilitas yang keren. Pertama, kita mulai dari yang paling terkenal, yaitu Observatorium Bosscha. Terletak di Lembang, terdapat beragam teleskop di observatorium ini, seperti Zeiss, Bamberg, dan teleskop radio.

Di samping itu, terdapat instrumen lain yang gak kalah keren dan mungkin kita gak akan kepikiran bentuk serta gunanya buat apa. Instrumennya antara lain mikrodensitometer dan astrofotometer Eichner.

Selain Observatorium Bosscha, Astronomi ITB juga punya fasilitas umum lain, seperti laboratorium komputer dengan komputer berspesifikasi tinggi dan internet cepat, ruang diskusi mahasiswa, perpustakaan, dan sistem E-Learning.

Baca juga: Jurusan Teknologi Pangan: Info Kuliah, Kampus, dan Prospek Kerjanya

4. Prospek Kerja Para Lulusannya

Prospek Kerja. Pexels
Beberapa perusahaan membutuhkan orang yang memahami masalah satelit

Membahas Astronomi ITB terasa kurang lengkap kalau gak ngomongin prospek kerjanya. Mahasiswa jurusan ini memang bakal berkutat banyak tentang alam semesta dan luar angkasa. Namun, bukan berarti lulusannya rawan menganggur, ya?

Adapun beberapa prospek kerja untuk lulusan Astronomi ITB adalah

  • dosen,
  • peneliti di Lembaga Penelitian, seperti LAPAN, LIPI, BMKG, dan BPPT,
  • analis sistem pada perusahaan telekomunikasi yang menggunakan satelit,
  • astronom,
  • pengembang perangkat lunak, dan
  • komunikator sains.

5. Astronomi ITB Cocok untuk Kamu yang Bagaimana?

Astronomi ITB Cocok untuk Kamu yang Bagaimana?. Pexels
Astronomi ITB sangat lekat dengan fisika dan hitung-hitungannya

Perlu diketahui, Astronomi ITB tergolong jurusan yang spesifik. Di dalamnya, Sobat akan mempelajari astronomi dari dasar hingga ke akarnya. Bosan dengan topik ini tentu dapat menghambatmu dalam menyelesaikan perkuliahan. Oleh karena itu, Sobat harus menyukai astronomi, terlebih topik ini membicarakan seputar luar angkasa—sesuatu yang tidak semua orang senangi.

Selain itu, dasar fisika, kimia, dan matematika yang kuat juga dapat membantumu dalam menjalani 4 tahun perkuliahan. Terlebih lagi, tahun pertama ITB penuh dengan pelajaran SMA yang diajarkan dengan lebih mendalam lagi. 

Kompetisi pada tahun pertama untuk dapat masuk ke jurusan yang diinginkan lumayan ketat, sehingga Sobat yang memiliki kemampuan di mata pelajaran tersebut berpeluang lebih untuk lolos sesuai dengan jurusan keinginan.

Ternyata, prospek kerja Astronomi ITB cukup gemilang, ya? Jadi, buat Sobat SimulasiKu yang tertarik dengan fisika dan ilmu-ilmu benda langit, boleh banget menjadikan jurusan ini sebagai pertimbangan. 

Karena satu-satunya di Indonesia, persaingan pada jurusan ini tentu ketat. Oleh karena itu, Sobat SimulasiKu harus serius mempersiapkan proses seleksinya nanti. Nah, sebagai persiapan, kamu bisa mengunjungi website SimulasiKu. Di dalamnya, ada banyak video materi hingga try out. Tunggu apa lagi? Kuy, cek sekarang!

Baca juga: SBM ITB, Sekolah Bisnis Kelas Dunia untuk yang Mau Jadi Wirausahawan

Editor: Fria Sumitro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Contact Us