5 Fakta tentang Teknologi Informasi, Bahas Dunia IT Lebih Komprehensif

Istilah information technology (IT) atau ‘teknologi informasi’ tentu sudah tidak asing lagi di telinga kita. Hal ini tentu karena pengaruh IT yang telah meluas dalam kehidupan manusia. Di dunia perkuliahan sendiri, IT dapat Sobat pelajari di program studi (prodi) Ilmu Komputer, Sistem Informasi (SI), dan Teknik Komputer.

Namun, tahukah kamu? Ada sebuah prodi yang mempelajari ketiga ilmu di atas, lo! Namanya adalah Teknologi Informasi. Penasaran dengannya? Scroll terus supaya Sobat mengenalnya lebih dekat!

1. Teknologi Informasi, si Paling Menyeluruh

Teknologi Informasi, si Paling Menyeluruh
Teknologi Informasi memahami dunia IT secara menyeluruh

Seperti namanya, Teknologi Informasi adalah prodi yang menekankan aspek IT secara menyeluruh. Pokoknya, apa pun yang masuk ke dalam kategori IT pasti akan kamu pelajari apabila mengambil prodi ini. Teknologi Informasi juga umum dikenal dengan singkatan TI. Namun, ia berbeda dengan Teknik Informatika yang juga memiliki singkatan serupa.

Meskipun TI bersifat menyeluruh, terdapat keunggulan belajar seperti itu, lo! Keunggulan tersebut terletak pada integrasi antarsubbidang di dalamnya. Jadi, jika Ilmu Komputer, SI, dan Teknik Komputer terkesan terisolasi, di TI, kamu akan berjumpa dengan ketiganya dan mengintegrasikannya menjadi satu ilmu utuh dengan memanfaatkan teknologi, baik secara hardware, software, dan infrastrukturnya.

2. Perbedaan dengan Program Studi IT Lainnya

Perbedaan TI dengan Program Studi IT Lainnya
Jika ingin lebih dalam mempelajari kecerdasan buatan, masuklah ke Ilmu Komputer

Karena sifatnya yang lebih umum, tak ayal, Teknologi Informasi memiliki kemiripan dengan prodi IT lainnya. Sebagai contoh, TI dan SI sama-sama mempelajari analisis desain sistem informasi dan pengembangannya. Akan tetapi, TI tidak berfokus pada sisi bisnisnya.

Begitu juga perbandingannya dengan Ilmu Komputer. Sekalipun banyak mata kuliah yang sejenis, TI tidak terlalu menjamah bagian teoretik dari konsep komputasi. Selain itu, jurusan ini juga tidak memiliki banyak mata kuliah yang berhubungan dengan kecerdasan buatan, sesuatu yang akan banyak kamu jumpai di Ilmu Komputer.

Terakhir, TI juga menekankan pada pentingnya infrastruktur dan sisi hardware. Oleh karena itu, jurusan ini memiliki kesamaan dengan Teknik Komputer dari sisi hardware. Mata kuliah, seperti Arsitektur Komputer, pengembangan internet of things (IoT), dan pemrograman perangkat keras, akan Sobat temui pada prodi ini. Walaupun begitu, Sobat SimulasiKu tidak akan mempelajarinya selengkap pada Teknik Komputer.

Baca juga: 4 Mitos Seputar Ilmu Komputer, Gak Hanya Belajar Microsoft Office, lo!

3. Konsentrasi Antarkampus

Konsentrasi TI Antarkampus
IoT masuk ke dalam salah satu konsentrasi

Walaupun memiliki nama yang sama, masing-masing perguruan tinggi punya kebebasan dalam menginterpretasikan arti Teknologi Informasi. Kebanyakan perguruan tinggi berfokus pada pengaplikasian Ilmu Komputer yang paling umum, yaitu rekayasa perangkat lunak. Konsetrasi tersebut ada pada TI di UGM dan UB.

Di samping menjurus pada rekayasa perangkat lunak, terdapat universitas yang lebih berfokus kepada perangkat keras, seperti IoT dan keamanan perangkat. Universitas itu adalah Telkom University.

Terakhir, ada juga yang menggabungkan prodi ini dengan Sistem Informasi. Contohnya adalah ITB. Di ITB, prodinya bernama Sistem dan Teknologi Informasi (STI). Jika Sobat mengambil STI, kamu akan menemukan mata kuliah seputar Sistem Informasi yang lebih banyak.

4. Prospek Kerja Teknologi Informasi

Prospek Kerja Teknologi Informasi
Cyber security analyst adalah salah satu prospek kerja Teknologi Informasi

Umumnya, para lulusan ilmu IT memiliki prospek karier yang kurang lebih sama. Sebagai contoh, lulusan Teknik Komputer dapat mengambil karier di bidang Ilmu Komputer atau lulusan Ilmu Komputer memilih pekerjaan di bidang Sistem Informasi. Hal serupa juga terjadi pada Teknologi Informasi.

Sobat dapat menjadi programmer, system analyst, software developer, atau IOT engineer, lo! Selain itu, pendekatan perkuliahan yang lebih condong dengan penerapan daripada teoretik membuat kamu lebih siap dalam mempraktikkannya di dunia kerja.

Di samping pilihan pekerjaan di atas, kamu juga bisa menjadi IT support, system security analyst, full-stack engineer, ux designer, database administrator, sampai hardware engineer. Bahkan, jika prodi TI di kampus yang kamu tuju memiliki mata kuliah Robotika dan Otomasi, kamu sangat mungkin bekerja sebagai robotics engineer dan automation engineer yang bertugas mengotomatiskan proses pada suatu perusahaan. Keren, ‘kan?

5. Universitas dengan Program Studi Teknologi Informasi

Universitas dengan Program Studi Teknologi Informasi
Universitas dengan prodi Teknologi Informasi lebih sedikit daripada Sistem Informasi

Setelah melihat seluk beluk prodi ini, saatnya menargetkan mau masuk ke universitas mana. Nah, berikut adalah perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, yang menyediakan program studi TI:

  • UGM (Universitas Gadjah Mada)
  • UB (Universitas Brawijaya)
  • TEL-U (Telkom University)
  • BSI (Bina Sarana Informatika)
  • ITB (Institut Teknologi Bandung)
  • UNY (Universitas Negeri Yogyakarta)
  • IBIK (Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan)

Setelah membaca ulasan seputar Teknologi Informasi di atas, apakah kamu tertarik memilihnya? Di samping mikirin jurusan yang akan Sobat ambil, pertimbangkan juga nilai-nilai selama try out dan kemampuan diri supaya hasil seleksi yang kamu dapatkan sesuai dengan keinginan.

Sambil menunggu masa-masa seleksi masuk perguruan tinggi, yuk, ikuti berbagai metode pembelajaran yang tersedia di website SimulasiKu! Di sana, ada try out, bimbel intensif, hingga video pembelajaran, lo! Buruan cek sekarang juga sebelum kehabisan tempat!

Baca juga: Ilmu Astronomi, Jurusan Langka Tapi Punya Banyak Peluang Kerja

Editor: Fria Sumitro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Contact Us