4 Fakta tentang Aktuaria, Jurusan Potensial di Masa Depan

Mendengar kata “aktuaria”, mungkin sebagian besar orang akan kebingungan dengan definisinya. Beberapa mungkin hanya mengetahui kalau jurusan ini berhubungan dengan profesi aktuaris. Sekalipun masih terdengar asing, orang-orang tahu kalau profesi tersebut memiliki gaji yang besar, langka, dan lulusannya banyak bekerja di industri keuangan.

Tak ayal, jurusan yang satu ini memang tergolong baru booming di Indonesia. Hal ini seiring dengan makin banyaknya perguruan tinggi yang membuka program studi (prodi) tersebut di kampusnya. Lantas, apa sebenarnya aktuaria itu? Belajar apa saja di dalamnya? Mengapa tergolong langka sehingga banyak perusahaan yang mencari lulusannya? Yuk, temukan jawabannya di bawah ini!

1. Tentang Aktuaria, Menghitung Risiko Masa Depan

Menghitung Risiko Masa Depan
Aktuaria menghitung kemungkinan apa saja yang dapat terjadi beserta risikonya seperti pemain catur

Aktuaria berfokus pada penggunaan matematika dan statistika dalam menemukan, menghitung, dan mengelola berbagai risiko di masa depan, terutama risiko keuangan. Risiko keuangan sendiri, seperti kita semua ketahui, sangat penting dalam pengambilan keputusan industri asuransi. Oleh karena itulah, ilmu yang satu ini juga sering disebut sebagai matematika asuransi. Namun, bukan matematika saja, para mahasiswa pun menggunakan statistika untuk membantu menghitung ketidakpastian masa depan tersebut.

Keeratan prodi ini dengan dua ilmu tadi tercermin dari bagaimana ia menjadi bidang peminatan yang populer di prodi Matematika dan Statistika sejumlah perguruan tinggi. Berkat Institut Pertanian Bogor (IPB) yang mulai membuka prodi Aktuaria pada tahun 2016 pula, perguruan tinggi lain akhirnya mengikuti langkah serupa sehingga memberikan kesempatan kepada para kawula muda yang ingin mempelajarinya lebih dalam.

Baca juga: 7 Alasan Jurusan Akuntansi Banyak Diminati, Sudah Tahu?

2. Mata Kuliah yang Merupakan Penggabungan Saintek dan Sosial

Mata Kuliah yang Merupakan Penggabungan Saintek dan Sosial
Statistika banyak terdapat pada program studi Aktuaria

Tentu, berdasarkan penjelasan di atas, mata kuliah yang berkaitan dengan matematika dan statistika akan mendominasi di bangku perkuliahan. Walaupun begitu, karena topiknya dekat dengan keuangan, mahasiswa tetap akan mempelajari akuntansi beserta ilmu dan teori ekonomi. Selain itu, untuk mempermudah penghitungan, mahasiswa juga akan belajar mengenai pemrograman.

Dirangkum dari laman resmi prodi Aktuaria yang diselenggarakan masing-masing oleh UI, UGM, dan ITS, kira-kira, kamu akan belajar hal-hal berikut:

a. Matematika

Secara umum, matematika yang dipelajari berupa kalkulus, matematika dasar, matematika keuangan, matematika aktuaria, dan aljabar linear.

b. Statistika

Pelajaran statistikanya membahas metode statistika, probabilitas dan statistika, statistika matematika, metode peramalan, analisis data, dan analisis regresi.

c. Ekonomi dan Akuntansi

Selain mempelajari teori-teorinya, seperti makroekonomi dan mikroekonomi, Sobat SimulasiKu juga akan berkolaborasi dengan akuntansi, yakni belajar manajemen investasi dan portofolio, matematika pasar keuangan, serta pengantar akuntansi.

d. Ilmu Komputer

Komputer membantu para mahasiswa jurusan ini dalam menghitung perhitungan sulit dan melakukan pemodelan. Sobat SimulasiKu akan belajar tentang dasar pemrograman, algoritme dan struktur data, serta komputasi dan simulasi aktuaria. Bahkan, di UI, terdapat mata kuliah “Pembelajaran Mesin dan Perangkat Lunak Aktuaria”.

e. Mata Kuliah Khusus

Terdapat mata kuliah khusus yang bakal Sobat SimulasiKu pelajari, seperti teori risiko, asuransi dana pensiun, aktuaria syariah, asuransi kelautan, dan asuransi bencana. 

3. Mengapa Aktuaria Baru Booming Akhir-Akhir Ini?

Mengapa Aktuaria Baru Booming Akhir-Akhir Ini?
Lulusan aktuaria dapat bekerja di banyak sektor keuangan, salah satunya sektor pasar modal

Menurut laman resmi Persatuan Aktuaris Indonesia, Persatuan Aktuaria Indonesia (PAI) menjadi anggota International Actuarial Association (IAA) pada 2007. Kendati demikian, prodi pertamanya baru dibuka pada 2016 oleh IPB. Selisih waktu tersebut membuat Indonesia kekurangan tenaga kerja aktuaris. Terlebih lagi, meningkatnya permintaan pasar dan berkembangnya literasi masyarakat di bidang keuangan menjadi peluang besar bagi para lulusannya.

Selain menjadi aktuaris, lulusan aktuaria memiliki pemahaman akan risiko yang mumpuni sehingga tidak hanya mampu bekerja di industri asuransi, tetapi juga bisa bekerja di industri keuangan lainnya, mulai dari menjadi manajer investasi, analis bisnis, konsultan, bekerja di sektor dana pensiun, dan bahkan kesehatan.

4. Perguruan Tinggi dengan Prodi Aktuaria

Perguruan Tinggi dengan Prodi Aktuaria
Universitas Indonesia adalah salah satu universitas yang menyediakan program studi Aktuaria

Bagi Sobat SimulasiKu yang berencana ingin mengambil jurusan Aktuaria di bangku perkuliahan, berikut adalah beberapa perguruan tinggi yang menyediakan prodi tersebut:

  • Institut Pertanian Bogor
  • Universitas Indonesia
  • Universitas Gadjah Mada
  • Institut Teknologi Bandung
  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Universitas Brawijaya
  • Universitas Padjajaran

Nah, begitulah penjelasan mengenai prodi Aktuaria. Kepopuleran prodi ini membuat persaingannya menjadi ketat, lo. Oleh sebab itu, Sobat SimulasiKu yang berminat mendaftar di prodi tersebut harus belajar lebih giat, nih, untuk mencapai cita-citanya.

Namun, jangan khawatir. SimulasiKu hadir membersamai teman-teman yang ingin belajar mendalam tentang materi UTBK. Tersedia video pembelajaran, bimbel intensif, hingga try out-nya dengan harga terjangkau. Tunggu apa lagi? Yuk, cek sekarang juga!

Baca juga: 4 Fakta Seputar Universitas Indonesia, Jangan Sampai Ketinggalan!

Editor: Fria Sumitro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Contact Us