5 Fakta Penting seputar Jurusan Statistika, Gak Cuma Isi Survei, lo!

Apakah rumahmu pernah kedatangan petugas sensus? Pernah ngisi survei online atau Google Form di internet gak? Pastinya, pernah, dong! Nah, for your information, kedua hal di atas ternyata merupakan salah satu proses yang akan kamu pelajari jika mengambil Jurusan Statistika, lo!

Akan tetapi, statistika bukanlah sebatas datang ke rumah-rumah sebagai petugas sensus ataupun belajar menggunakan Google Form. Lebih dari itu, lulusannya bahkan bisa menjadi pengambil keputusan bisnis hingga berkarier di bidang kesehatan, lo! Keren banget, kan? Kalau pengin tahu lebih banyak, yuk, kepoin jurusan ini!

1. Jurusan Statistika, Proses Lengkap Memahami Data

proses pengambilan keputusan menggunakan data. Pexels
Memahami data membutuhkan analisis yang tinggi

Jurusan Statistika belajar tentang proses pengambilan keputusan menggunakan data. Pertama, Sobat akan mulai dari penentuan data siapa dan berapa banyak data yang akan kamu ambil. Selanjutnya, Sobat akan memutuskan cara pengambilan data, pemrosesan dan analisis yang cocok, hingga cara mengomunikasikan data tersebut ke pihak-pihak yang membutuhkan.

Sekilas, proses yang akan Sobat pelajari benar-benar mencakup dari hulu ke hilir. Lulus dari sini, kamu sudah dapat memahami keseluruhan rangkaian tata caranya. Mencari kerja pun menjadi lebih mudah karena kurikulumnya yang terfokus pada satu hal.

2. Mata Kuliah Jurusan Statistika

Mata Kuliah Jurusan Statistika. Pexels
Di statistika, Sobat akan mempelajari cara visualisasi data

Seperti kebanyakan program studi lainnya, masing-masing perguruan tinggi memiliki kurikulum yang berbeda-beda. Hal itu tentu akan memengaruhi mata kuliah yang ada. Walaupun begitu, ada gambaran besar mengenai apa saja yang akan Sobat pelajari.

Mata kuliah di Statistika sangat kental dengan matematika umum, sedikit pemrograman, dan tentu saja mata pelajaran statistika beserta berbagai grafiknya. Pada awalnya, Sobat akan mempelajari metode-metode statistika, seperti modus, median, mean, dan distribusi data, begitu juga dengan dasar-dasar pemrograman dan logikanya. 

Setelah itu, Sobat akan mempelajari probabilitas, menentukan sampling, cara mengeksplorasi dan visualisasi data, meramal apa yang mungkin terjadi di masa depan dengan forecasting, menghitung kerugian dan risiko, hingga menggunakan bahasa pemrograman dan software untuk memudahkan menghitung statistik.

Beberapa perguruan tinggi memiliki corak tersendiri pada jurusan statistikanya. Ada yang berfokus pada bidang keuangan sehingga memiliki banyak mata kuliah keuangan dan ekonomi, seperti matematika keuangan, teori ekonomi makro-mikro, ekonometrika, dan analisis bisnis. 

Beberapa lainnya lebih mengeksplorasi sisi statistika dan mengembangkannya ke bidang lain, misalnya bioinformatika. Hal ini karena pihak kampus menganggap hal-hal yang berkaitan dengan keuangan dan bisnis sudah ter-cover oleh aktuaria.

3. Cocok untuk Kamu yang Bagaimana?

jurusan ini sangat kental dengan matematika. Pexels
Mahasiswa Jurusan Statistika akan selalu berhubungan dengan banyak data

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, Jurusan Statistika sangat kental dengan matematika. Bahkan statistika itu sendiri merupakan cabang besar dari ilmu tersebut. Oleh karena itu, jika ingin masuk sini, Sobat tidak boleh antimatematika. Sebab, nyaris semua mata kuliahnya berhubungan dengan matematika walaupun bukan tipikal matematika yang sangat teoretis.

Selain itu, kamu akan berkutat dengan data yang sangat banyak. Jumlah data tersebut terkadang bisa membuat kita down duluan sebelum berani memulai analisis dan perhitungan. Oleh karena itu, sifat yang tidak merasa tertekan dengan data yang banyak juga merupakan keuntungan di Jurusan Statistika.

Di samping itu, memiliki kemampuan analisis dan visualisasi data serta komunikasi dan public speaking juga Sobat perlukan. Namun, jangan khawatir karena skill tersebut akan dipelajari di jurusan ini nanti.

Baca juga: Serba-serbi Jurusan Sosiologi: Info Kuliah, Kampus, dan Prospek Kerja

4. Prospek Kerja bagi Lulusannya

Prospek Kerja. Pexels
Analis bisnis menjadi salah satu prospek kerja dengan peminat yang banyak

Kemampuan anak statistika memahami proses pengolahan data dari awal hingga akhir membuat para lulusannya mahir di bidang tersebut. Terlebih lagi, sekarang adalah information age, zaman di mana data dan informasi berkembang pesat.

Dengan tambahan adanya mata kuliah yang berhubungan dengan keuangan, bisnis, dan ekonomi, lapangan pekerjaan program studi ini luas sekali. Adapun beberapa prospek kerjanya adalah

  • aktuaris,
  • manajer risiko,
  • surveyor sensus,
  • market researcher,
  • data scientist,
  • investor,
  • operational researcher,
  • analis finansial, dan
  • analis bisnis.

5. Perguruan Tinggi dengan Jurusan Statistika

Perguruan Tinggi dengan Jurusan Statistika. Pexels
Di Indonesia, Jurusan Statistika mudah ditemui

Di Indonesia, banyak perguruan tinggi yang membuka Jurusan Statistika. Oleh karena itu, tidak sulit menemukannya ketika ingin mendaftar kuliah. Beberapa perguruan tinggi yang membuka program studi ini adalah sebagai berikut:

  • IPB University
  • ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember)
  • UII (Universitas Islam Indonesia)
  • UI (Universitas Indonesia)
  • UGM (Universitas Gadjah Mada)
  • UNDIP (Universitas Diponegoro)
  • UNHAS (Universitas Hasanuddin)

Begitu, tuh, penjelasan seputar Jurusan Statistika. Bagaimana, Sobat SimulasiKu? Makin minat atau justru pikir-pikir lagi? Apa pun target pilihan kuliahmu, Sobat harus tetap mempersiapkan seleksinya dengan baik, ya! Sobat bisa mempersiapkan diri dengan belajar, mencatat, dan latihan soal sambil ditemani oleh SimulasiKu.

Di dalamnya, banyak terdapat video pembelajaran, bimbel intensif, hingga try out yang diikuti calon peserta seleksi perguruan tinggi seluruh Indonesia. So pasti, harganya terjangkau banget! Yuk, kunjungi sekarang juga!

Baca juga: 5 Fakta Unik Seputar Jurusan Farmasi, Tidak Hanya Meracik Obat!

Editor: Fria Sumitro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Contact Us