5 Alasan Fakultas Teknik Banyak Diminati, Kamu Tertarik?

Pendaftaran UTBK sebentar lagi, nih. Tentu Sobat SimulasiKu sudah melakukan registrasi akun di LTMPT, kan? Ketika nanti melakukan pendaftaran, kamu akan memilih program studi (prodi) pilihan. Sudah menentukannya dari sekarang belum? Kalau belum, pernah kepikiran masuk jurusan di fakultas teknik gak?

Jurusan dari fakultas teknik biasanya berfokus pada proses pengaplikasian dan rekayasa. Proses ini didasarkan pada prinsip, hukum, dan pengetahuan yang berasal dari ilmu murni, seperti biologi, kimia, fisika, dan matematika.

Mungkin terdengar susah, tapi fakultas ini nyatanya memiliki banyak peminat, lo! Gak percaya? Mending baca alasan mengapa fakultas teknik banyak diminati berikut ini. Check it out!

1. Belajar Ilmu yang Lebih Bervariasi dan Spesifik

pelajaran MIPA. Pexels
Ilmu pada fakultas teknik lebih spesifik, seperti teknik sipil yang khusus mempelajari bangunan contohnya

Pada fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA), prodi yang ada cenderung lebih umum, seperti Fisika dan Kimia. Namun, pada fakultas teknik, Sobat akan mendapatkan pengembangan dari ilmu-ilmu tersebut.

Sebagai contoh, Sobat yang tertarik mempelajari struktur buatan manusia, seperti bendungan, jalan, dan gedung, bisa masuk ke Teknik Sipil. Jika tertarik dengan fisika dan kimia, tetapi dengan fokus di bidang ekstraksi kekayaan alam di perut bumi, Teknik Pertambangan ataupun Teknik Perminyakan bisa menjadi pilihanmu.

Di samping itu, fokus topiknya juga lebih spesifik. Sebagai contoh, jika pada Fisika Sobat mempelajari apa itu gaya, pada Teknik Sipil, kamu akan belajar bagaimana mengaplikasikan gaya tersebut dalam merancang struktur bangunan. Jadi, Sobat bisa melanjutkan pemahaman ke-MIPA-an selama SMA dengan topik yang disukai.

2. Belajar Materi yang Lebih Aplikatif

Belajar Materi yang Lebih Aplikatif. Pexels
Materi pada fakultas teknik cocok dengan dunia kerja

Masih sering bilang, “Belajar begini ke depannya buat apa?” Kalau masuk fakultas teknik, kamu gak bakalan bilang seperti itu, deh. Hal ini karena kebanyakan materinya akan sesuai dengan kebutuhan industri dan umat manusia saat ini. 

Sebelum mulai belajar, kita bisa lebih dahulu membayangkan penerapannya di dunia nyata. Mengetahui apa yang akan kita pelajari ke depannya membantu banget, lo, dalam memahami materi dan mencari koneksi antara ilmu dengan modelnya di dunia nyata.

Beberapa materi fundamental yang lebih abstrak juga lebih sedikit di fakultas teknik. Contohnya, di Ilmu Komputer, Sobat akan mendapatkan mata kuliah (matkul) Bahasa dan Otomata yang mempelajari bagaimana komputer abstrak memahami perintah. Matkul seperti itu tidak ada pada Teknologi Informasi yang berada di Fakultas Teknik.

3. Fakultas Teknik Cocok dengan Kebutuhan Industri

Fakultas Teknik Cocok dengan Kebutuhan Industri. Pexels
Materi yang lebih aplikatif cocok dengan kebutuhan dunia kerja

Lantaran materi pelajaran yang sesuai dengan kebutuhan industri, lulusan fakultas teknik banyak dicari-cari perusahaan. Beberapa jenis perusahaan yang biasanya menampung mereka adalah perusahaan manufaktur, pertambangan, telekomunikasi, kontraktor, hingga IT.

Apakah kamu pernah dengar kalau Indonesia kekurangan tenaga kerja yang ahli di bidang keteknikan? Nah, orang-orang banyak yang enggan masuk ke fakultas ini karena terkenal dengan tugasnya yang menumpuk serta materinya yang susah dan butuh kehati-hatian tinggi. 

Padahal, tidak sedikit perusahaan yang berani menawarkan gaji dan fasilitas tinggi, lo! Maka dari itu, kalau Sobat memang benar-benar berminat, kamu harus serius belajar supaya bisa lulus dan mendapatkan gaji yang besar!

Baca juga: Jangan Sampai Menyesal! Yuk, Ketahui Lebih Dalam tentang Jurusan Teknik Perminyakan

4. Skill-nya Bisa untuk Wirausaha

Skill untuk wirausaha. Pexels
Beberapa contoh usaha yang berkaitan dengan keteknikan adalah kontraktor, jasa arsitektur, dan jasa reparasi benda elektronik

Yang bisa berwirausaha bukan cuma anak Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), lo, anak teknik juga bisa! Kalau kemampuan wirausaha anak FEB lebih berfokus pada menjalankan manajemen bisnis, anak teknik punya kemampuan di bidang teknisnya, nih.

Karena belajar materi-materi yang applicable, kamu bisa langsung membuka usaha setelah lulus kuliah, lo! Bahkan, gak sedikit anak Teknik Sipil yang punya usaha kontraktor kecil-kecilan. Biasanya, proyeknya mulai dari yang kecil sampai menengah, seperti renovasi hingga membangun rumah, koperasi, ataupun atap tempat parkir.

Gak cuma itu, anak Arsitektur juga banyak yang membuka jasa konsultasi arsitektur, desain interior, hingga jasa pembuatan blueprint sendiri, lo! Kalau begini jadinya, Sobat gak perlu takut nganggur sehabis lulus kuliah, nih.

5. Fakultas Teknik Tergolong Prestisius

Fakultas Teknik Tergolong Prestisius. Pexels
Solidaritas di fakultas teknik tinggi dan memiliki rasa prestisius

Segala kesulitan dan tantangan dalam menjalani perkuliahan mendorong mahasiswa fakultas teknik memiliki solidaritas yang tinggi. Salah satu contohnya adalah anak Teknik Mesin dengan slogan “Solidarity Forever”-nya.

Ketika ada kesulitan, banyak para kakak tingkat maupun teman seangkatan yang siap membantumu. Belum lagi karena tugas menumpuk, ketika berhasil diselesaikan, membuat mahasiswanya berasa tahan banting.

Selain itu, banyaknya lulusan fakultas teknik yang menempati posisi penting dan berpengaruh memunculkan rasa prestisius, baik di dalam diri mahasiswa maupun para pelajar SMA yang berniat memasukinya. Walaupun begitu, harus tetap rendah hati, ya, Sobat SimulasiKu, karena semua jurusan dan fakultas sama-sama berguna dan penting.

Itulah sejumlah alasan yang bisa membuatmu tergiur masuk fakultas teknik. Perlu Sobat ingat kalau fakultas ini menjadi salah satu dari 10 fakultas yang paling banyak peminatnya, lo! Jadi, persaingannya pun pasti ketat.

Meskipun begitu, Sobat gak usah takut karena SimulasiKu siap menemani perjuanganmu, kok. Dengan video pembelajaran, bimbel intensif, dan try out tiap bulannya, Sobat pasti menjadi semakin siap. Tunggu apa lagi? Cek sekarang juga!

Baca juga: Serba-serbi Teknik Elektro, Jurusan untuk yang Suka Rekayasa Listrik

Editor: Fria Sumitro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Contact Us